 | Category: | Books | | Genre: | Literature & Fiction | | Author: | John Connolly |
The Book of Lost Things John Connolly
Awalnya, saya merasa bahwa buku ini tidak terlalu menarik. Settingnya jaman perang dunia pertama, jenis cerita yang saya malas membacanya. Saya tidak suka cerita perang. Alkisah, David, seorang bocah lelaki belasan tahun melakukan segala cara yang diketahuinya agar ibunya tidak meninggal. Ibu tersayangnya mengidap penyakit dan setiap hari keadaannya semakin memburuk. David melakukan ritual-ritual setiap pagi, mengecek kedua telinganya ada di tempatnya, menghitung seluruh anggota tubuhnya. Dengan begitu, dia merasa, ibunya akan tetap hidup.
Tetapi upaya itu tentu saja sia-sia. AKhirnya ibunya meninggal, lalu David dan Ayahnya diselimuti duka. Tetapi tak butuh waktu lama bagi Ayah David untuk menemukan pengganti ibunya. Rose segera menjadi ibu tiri David. Memang bukan jenis ibu tiri jahat seperti di dongeng-dongeng itu. Rose baik banget malah. Tapi David tak terima ayahnya menikah lagi, dan melupakan ibunya. Keadaannya semakin memburuk bagi David saat Rose melahirkan adik tirinya, Georgie.
Untuk menghindari perang, mereka pindah ke rumah Rose yang jauh dari area peperangan. Rumah itu sudah tua, tetapi menguntungkan karena ayah David jadi lebih dekat menuju tempat kerjanya.
David tinggal di sebuah loteng tempat menyimpan buku-buku. Buku-buku itu senang berbisik-bisik. Hal ini juga yang mengakibatkan ia harus mengalami beberapa sesi bersama psikiater.
Suatu hari, memenuhi panggilan ibunya yang sudah meninggal, David memasuki sebuah lubang di pohon yang mengantarnya ke dunia yang sama sekali lain. Yah…mirip-mirip jalan ke dunia Narnia lah. Hanya saja, dunia ini tak bernama. Di sana, ada lelaki bungkuk yang biasa disebut manusia jahil. Hampir seluruh penghuni dunia ini segan dan takut padanya. Selama ini sosoknya misterius. Ia hanya muncul sesekali di hadapan David, menawarkan kesepakatan.
Dengan segera, kedatangan David diendus oleh makhluk-makhluk dunia itu. Kawanan Loup, mutan serigala yang berniat menggulingkan kekuasaan raja, memburunya. Semua mahkluk kelaparan dan kejam di dunia ini. Di dalam dunia aneh ini, David dibantu oleh seorang tukang kayu. Saat David berniat pulang ke dunianya, Si lelaki bungkuk menyamarkan tanda pada pohon yang menjadi jalan pulang sehingga David terpaksa harus tinggal.
Tukang kayu menyarankan agar David pergi menemui Raja, karena ia memiliki Kitab tentang yang telah hilang, dan ia yakin Raja dapat membantu David menemukan jalan kembali.
Selanjutnya adalah petualangan. Ia bertemu troll yang mengajukan teka-teki di dua jembatan yang menghubungkan dua tebing. Ada juga tujuh kurcaci dan Snow White yang super duper menyebalkan. Pemburu mengerikan yang memutasi kepala seorang anak dengan tubuh binatang kemudian memburunya. Binatang setinggi 9 meter yang tak dapat diidentifikasikan mahkluk apa. Lalu kastil si putri tidur yang berbahaya. Belum lagi kaum Loup dan Serigala yang terus mengejarnya.
Akhirnya, tentu saja David berhasil mencapai istana raja. Di sana ia kembali bertemu si lelaki bungkuk yang menawarkan kesepakatan. Si lelaki bungkuk yang semakin hari semakin frustasi karena David belum juga setuju.
*** Ini peringatan bagi anak-anak yang merasa ditinggalkan dan dilupakan. Anak-anak yang tak bisa menerima anggota keluarga baru lalu dengki. Serem juga kalau konsekuensinya seperti itu. Mungkin ini peringatan juga bagi para orang tua yang saat mendapatkan anggota keluarga baru lalu seperti melupakan anak mereka yang lebih tua.
Hmm…seru.

 | eh eh, bagian Ronald dan pandangannya tentang agama baru itu, kayaknya si penulis agak2 antipati yah sama 'agama itu'
dia ateis bukan yah? |
 | depressing ya? sepertinya akan menunda baca buku ini. |
 | kelam....kayak sisters grimm versi seramnya.... |
 | wahhhh gw dari kemarin mau beliiii tp takut ga bagus..... |
 | belilah ne....awal2nya emang agak boring ya, tapi pas ketengah-tengah jadi seru dan bikin penasaran |
 | serem terutama bagian si Ronaldnya itu yang ga pantes dibaca anak2. Dia itu pacarnya Raphael kan? Trus si lelaki bungkuk itu jago banget hasut menghasut |
 | hooh!! pernah nonton Pan Labyrinth ga? kayaknya cocok deh feelnya sama film itu... , pas si adegan meleleh itu juga.. yuuckkk.. |
 | auwch.....iya film itu sadis |
| |